Alibaba Indonesia Akomodir UKM dan Eksportir

0
222
alibaba indonesia

Perlahan tapi pasti salah satu merek business to business E-Commerce terbesar di dunia, alibaba.com, mengembangkan jaring-jaring bisnisnya, tidak terkecuali di Indonesia lewat alibaba Indonesia. Berbeda dengan alibaba.com yang cukup akrab di telinga para pebisnis online, nama alibaba Indonesia masih terdengar asing, karena hingga kini alibaba group memang masih belum membuka kantor resminya di Indonesia.

Namun demikian, upaya ekspansi telah dilakukan lewat anak perusahaannya yang cukup akrab bagi para pengguna smartphone, yakni perambah mobile yang kita kenal dengan nama UCWeb. Selain itu, raksasa bisnis asal negeri Tiongkok ini sudah menggandeng empat buah perusahaan besar di Indonesia, dan masih akan menambah kemitraan dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia lainnya, yang dalam waktu dekat nama-nama perusahaan mitra tersebut akan diumumkan oleh alibaba group.

Bukan tanpa alasan jika Jack Ma, pendiri sekaligus Chairman Eksekutif alibaba group menaruh perhatian besar terhadap Indonesia. Melalui Country Manager Alibaba Indonesia, Alex Chung, disampaikan bahwa setidaknya mulai tahun 2016, alibaba group memiliki obsesi untuk memimpin pasar Asia, dan Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar, yakni lebih dari 250 juta jiwa, merupakan pasar yang potensial.

“Jika di Vietnam dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit saja bisa menggalang 500.000 korporasi, apalagi di Indonesia, potensinya bisa sampai jutaan. Apalagi UKM di Indonesia kontribusinya terhadap perekonomian hampir90 persen,” demikian yang disampaikan Alex Chung.

Akomodir UKM dan Eksportir Indonesia

Langkah serius yang dilakukan alibaba group dalam menggarap pasar Indonesia, selain dengan menggandeng beberapa perusahaan juga menjalin kerjasama dengan pemerintah Indonesia lewat seminar dan pelatihan e-dagang yang diberikan kepada para pelaku UKM. Melalui kerjasama tersebut, timbal balik yang diharapkan adalah memperkenalkan produk-produk dari Tiongkok  sekaligus produk lokal Indonesia.

Rencana untuk mengakomodir para pelaku UKM dan eksportir Indonesia ditandai dengan penandatanganan MoU antara alibaba.com dan perusahaan e-commerce asal Vietnam, OSB Investment and Technology Joint Stock Company pada 22 Maret 2016 yang lalu di Jakarta. OSB sendiri telah menjalin kemitraan dengan alibaba group sejak tahun 2009. Sejak saat itu pula OSB mewadahi UKM yang ada di Vietnam yang ingin bertransaksi lewat situs alibaba.com baik dengan menjadi anggota free maupun anggota berbayar.

Hal yang sama juga akan dilakukan oleh OSB untuk pasar Indonesia melalui alibaba Indonesia. Tentunya tidak hanya OSB saja yang diberi akses oleh alibaba group untuk menggarap pasar Indonesia, tapi juga beberapa perusahaan lokal, salah satu diantaranya adalah  PT Anabatic Technologies Tbk yang bergerak pada bidang penyedia solusi tekhnologi. Sedang untuk perusahaan-perusahaan mitra lainnya, akan segera diumumkan oleh alibaba.com dalam waktu dekat.

Rencana alibaba group untuk mengembangkan sayapnya di Indonesia, mendapat berbagai macam tanggapan dari berbagai pihak. Namun dari berbagai tanggapan yang ada, mayoritas bernada positif, karena tujuan dari alibaba adalah untuk bermitra dan ingin ikut berpartisipasi dalam membesarkan industri e-dagang lewat UKM yang ada di Indonesia.

Salah satu pendapat disampaikan oleh Juan Gondokusumo, Ketua Komite Koordinasi Indonesia, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Vietnam, Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Menurutnya, langkah yang diambil oleh alibaba group harus disikapi secara positif. Selama perusahaan e-commerce asal Tiongkok tersebut bertujuan untuk menjalin kemitraan, bukan merupakan persoalan. Justru, hadirnya alibaba Indonesia merupakan satu peluang yang harus dimanfaatkan, salah satunya dengan mendorong agar semakin banyak UKM di Indonesia yang mengadopsi tekhnologi digital.  (*)

Bagaimana Cara Belanja di alibaba ?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.