Tips Sukses Menjalankan Usaha Catering

0
95
catering

Salah satu bisnis rumahan yang  yang memiliki prospek dan pertumbuhan yang tinggi, karena permintaan yang terus meningkat setiap tahunnya adalah bisnis catering. Banyak hal yang menjadi pemicu bertambahnya permintaan terhadap jasa yang satu ini. Pertama, semakin banyak lembaga dan instansi yang menggunakan jasa untuk kebutuhan konsumsi saat menggelar acara-acara di kantor, kedua semakin banyak ibu-ibu yang ikut membantu suaminya bekerja sehingga tidak memiliki waktu untuk memasak bagi keluarganya, ketiga semakin banyak jumlah penduduk sehingga semakin banyak pula orang-orang yang menggelar acara dan membutuhkan jasa catering seperti pesta pernikahan, acara ulang tahun, dan sebagainya, dan yang keempat adalah perubahan dari gaya hidup masyarakat.

Perubahan gaya hidup masyarakat ini memberikan dorongan yang paling besar bagi bertambahnya permintaan terhadap jasa pengiriman makanan, seperti banyaknya karyawan kantor yang bekerja dari pagi hingga sore sehingga tidak sempat makan di rumah, banyaknya karyawan pabrik/perusahaan serta anak-anak kos yang tidak memiliki waktu untuk memasak sendiri, adanya tuntutan untuk memberikan layanan terbaik kepada tamu penting dengan menyajikan makanan yang istimewah, serta yang lain. Berbagai penyebab itulah yang membuat usaha catering pada umumnya semakin berkembang dengan pesat, dan banyak dilirik oleh mereka yang ingin merintis sebuah usaha.

Namun perlu disadari bahwa meskipun modal utama dalam menjalankan usaha catering adalah bakat dan passion dalam membuat olahan yang lezat, tapi bakat dan passion saja masih belum cukup untuk dapat sukses dalam menjalankan usaha ini. Sebab bisnis yang satu ini juga butuh kemampuan bekerja di bawah tekanan, stamina ekstra, kemampuan interpersonal yang baik, serta kemampuan dalam manajerial. Untuk dapat sukses dalam menjalankan bisnis catering, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Melakukan Riset

Diawal membuka usaha ini dan juga saat usaha sedang berjalan, riset harus terus menerus dilakukan guna mengetahui keinginan pasat yang dalam hal ini adalah jenis makanan apa yang paling disukai oleh masyarakat utamanya para pelanggan serta berapa harga yang kompetitif sehingga dapat bersaing dengan para kompetitor, baik itu usaha sejenis maupun warung dan rumah makan.

Riset juga bertujuan untuk menambah jenis menu yang ditawarkan kepada para pelanggan, sebab dengan semakin  beragam pilihan menu yang ditawarkan akan semakin mengundang daya tarik pelanggan. Dengan melakukan riset, kita juga dapat mengukur kemampuan dalam mengolah beragam masakan setiap harinya, sebab untuk dapat membuat semua jenis masakan juga dibutuhkan waktu dan tenaga.

Bagi pengusaha pemula, riset dapat dipakai untuk menentukan jenis catering yang akan dijalankan, sebab usaha catering sendiri secara sederhana dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Catering rumahan, yang melayani rumah tangga, anak-anak kos, karyawan pabrik, karyawan kantor serta yang lain dalam bentuk rantangan atau kotakan, juga acara-acara kecil seperti arisan, pengajian, dan acara-acara prasmanan yang digelar di kantor.
  • Catering makanan anak, yang menyediakan makanan bagi anak-anak sekolah setiap pagi dan siang yang dikemas dalam rantang atau tromol makan khusus untuk anak, termasuk catering makanan bayi dan makanan sehat.
  • Catering acara khusus, yang melayani acara-acara besar seperti pesta pernikahan, atau acara lain dengan jumlah tamu mencapai ratusan dan menggunakan system prasmanan ditambah tumpeng dan nasi boks.

Pemilihan jenis usaha catering tersebut sudah barang tentu diperhitungkan dengan kemampuan SDM sekaligus fasilitas yang dimiliki.

  1. Managemen yang Baik

Pola manajerial sangat menentukan masa depan usaha, apalagi di tengah persaingan usaha catering yang semakin ketat. Untuk itu target pasar atau konsumen harus diperhitungkan, fasilitas harus memadai dan representatif, tenaga kerja yang ada harus professional, dan promosi harus dilakukan dengan maksimal.

  1. Ciptakan Image yang Positif

Bangun citra positif dari usaha catering yang dijalankan dengan menjaga kualitas cita rasa makanan yang dihidangkan dan dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk itu, diperlukan pula komponen pendukung yang dapat diandalkan, seperti keberadaan supplier yang dapat menyediakan stok bahan baku setidaknya 20 persen dari pesanan, agar persediaan bahan baku tidak terjadi kekurangan. (*)

Mau coba untuk menawarkan jasa catering anda ke lingkup yang lebih luas?
Kenapa tidak untuk mencoba sistem Jual Beli Makanan langsung ke customer / Jasa Catering , Pusat Catering Indonesia disitus : angpao.id

Semoga artikel ini bisa memberikan anda inspirasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.