Ide Passive Income Untuk Freelance Graphic Designer Indonesia

0
195
freelance graphic designer Indonesia

Satu kendala paling besar ketika memutuskan menjadi seorang freelancer adalah pendapatan yang tentunya tak akan selancar ketika bekerja kantoran. Misalnya saja, untuk freelance graphic designer Indonesia. Bila sedang banyak project dan jobs, mendapat pemasukan berkali lipat dari pekerjaan kantoran bukan hal yang tidak mungkin.

Namun sebaliknya, bila sedang masa panceklik, freelancer bisa saja tongpes alias kantong kempes. Tapi tentunya hal tersebut tak masalah bila sudah bekerja dengan passion, bukan begitu?

Benar sih. Namun tak ada salahnya bukan bila mendapat tambahan pemasukan lain? Untuk freelance graphic designer Indonesia sendiri, ada beberapa pilihan untuk mendapatkan pemasukan tambahan yang masih berdasar dari kemampuannya.

Prospek Menjadi Freelance Graphic Designer di Indonesia

Memiliki passive income, alias pemasukan yang akan terus masuk meski dalam jangka waktu yang lama sebenarnya bisa menjadi pilihan yang bagus untuk para freelancer. Untuk graphic designer sendiri, pilihan untuk mendapatkan passive income justru sangat banyak. Di bawah ini, kami memiliki beberapa ide untuk graphic designer mendapatkan passive income diluar pekerjaan tetapnya sebagai freelancer. Penasaran? Check di bawah ini ya!

  1. Vector graphic, background, freebies

Seorang freelance graphic designer Indonesia tentu tak asing lagi dengan vector graphic, background hingga freebies. Ketiga hal ini seakan sudah jadi “makanan” sehari-hari, baik itu untuk graphic designer yang bekerja secara mandiri ataupun yang bekerja kantoran. Ide untuk memperoleh passive income dari vector, background dan freebies sebenarnya cukup mudah. Ya, Anda bisa menjualnya. Tak mudah, memang. Untuk langkah pertama menjual vector dan background, Anda bisa dengan membagikan freebies dengan gratis. Ini merupakan cara paling mudah agar karya Anda cepat dikenal dan mendapat peminatnya sendiri.

Membagikan freebies secara gratis hingga banyak orang yang tertarik, dan berakhir dengan membeli karya eksklusif Anda yang lain.

Selain itu, Anda pun bisa bergabung dengan website-website seperti themeforest, monstertheme dan banyak lain untuk menitipkan background, vector hingga freebies Anda untuk digunakan dalam berbagai website. Hal ini sudah terbukti akan menghasilkan passive income yang tak akan berhenti meskipun Anda akhirnya disibukkan dengan proyek-proyek freelancer yang lain.

Keuntungan : Tetap sesuai dengan passion Anda, pemasukan dalam nilai yang besar bila Anda sukses pada akhirnya

Kekurangan : Memakan waktu yang cukup lama hingga Anda bisa memiliki pasar konsumen sendiri dan karya Anda dikenal luas, diperlukan strategi marketing.

  1. Icons

Sama seperti halnya dengan menjual vector dan background, menjual icon pun dapat menjadi tambang emas untuk freelance graphic designer Indonesia. Beberapa situs terpercaya seperti iconfinder,  iStockphoto atau GraphicRiver sudah memiliki pasar konsumen yang luas untuk menjual icon yang mereka produksi. Mereka pun menerima masukan icon baru dari graphic designer seluruh dunia asal memenuhi standart yang mereka miliki. Tugas Anda hanya, membuat icon semenarik mungkin hingga membuat pembeli tergoda membeli icons buatan Anda.

Keuntungan : Mudah, baik itu untuk pemasaran maupun untuk proses kreatif dalam pembuatan

kekurangan : Harga icons yang jauh dibawah jenis graphic yang lain seperti background atau vector membuat pemasukan untuk icons cenderung rendah.

Ide-ide di atas rasanya dapat dengan mudah dilakukan oleh freelance graphic designer Indonesia demi mendapatkan passive income. Meskipun jumlahnya tak banyak, namun graphic yang bersifat “selamanya” membuat hasil karya Anda akan dapat berbuah menjadi pundi-pundi rupiah.

Jika anda Mempunyai skill seperti diatas. kenapa tidak mulai menawarkan jasa design atau bahkan digital psd yang kalian punya ke situs Angpao.id

Baca juga Prospek Cerah Membuka Usaha Jasa Graphic Design

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.