Mengetahui Arti dari Kata Outsourcing

0
479
outsourcing adalah

Bagi mereka yang kerap mengakses informasi seputar dunia kerja tentu kerap menjumpai kata ‘outsourcing’. Saat kata ini dihubungkan dengan kata yang lain hingga membentuk sebuah kalimat, tentu tidak sulit untuk memaknai artinya. Namun saat disuruh mengartikan kata tersebut, atau saat muncul pertanyaan: “outsourcing adalah?”, sebagian orang pasti akan merasa kesulitan untuk menjawabnya.

Kata ‘outsourcing’ adalah serapan dari kata dalam bahasa Inggris ‘outsourcing’ atau ‘contracting out’ yang artinya operasi atau pemindahan pekerjaan dari satu perusahaan ke perusahaan lain dengan tujuan untuk memusatkan perhatian kepada hal utama atau untuk  memperkecil biaya produksi dari perusahaan tersebut.

Outsourcing terdiri atas dua suku kata, yakni out dan sourcing. Out berarti keluar sedang sourcing artinya mengalihkan kerja, keputusan dan tanggung jawab kepada pihak lain. Sehingga outsourcing memiliki arti penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan yang sifatnya penunjang atau non-core dari suatu perusahaan ke perusahaan lain yang didahului dengan perjanjian penyediaan jasa pekerja/buruh atau pemborongan pekerjaan.

Meski dalam bahasa Indonesia, kata outsourcing sudah dibuatkan padanan katanya, yakni ‘alih daya’, namun dalam penggunaan sehari-hari istilah outsourcing lebih sering dipakai, dan justru kata ‘alih daya’ yang masih terasa asing di telinga. Hal tersebut tidak lepas dari kecenderungan para pejabat untuk lebih menggunakan kata ‘outsourcing’ dibanding kata ‘alih daya’

Kata Outsourcing Dalam Dunia Kerja

Dalam dunia kerja makna kata outsourcing adalah apa yang tertuang dalam Undang-undang No.13 Tahun 2013 Pasal 64 Tentang Ketenagakerjaan. Isi dari Undang-undang tersebut adalah sebagai berikut:  “Perusahaan dapat menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lainnya melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa Pekerja/Buruh yang dibuat secara tertulis.”

 

Dengan membaca isi dari pasal 64 tersebut, arti dari kata outsourcing menjadi semakin jelas. Sedang tujuan dari outsourcing, seperti apa yang tersebut di atas, yakni agar sebuah perusahaan dapat mengerjakan suatu pekerjaan dengan biaya yang lebih murah, dengan waktu yang lebih cepat, dengan hasil yang lebih baik, atau karena ada pekerjaan lain yang lebih core atau sifatnya lebih penting.

Kembali pada Undang-undang tentang Ketenagakerjaan, outsourcing terbagi atas dua jenis, yaitu:

  1. Pemborongan Pekerjaan

Artinya pengalihan pekerjaan  kepada vendor outsourcing, dan vendor tersebut bertanggungjawab sepenuhnya atas pekerjaan yang dialihkan tersebut termasuk hal-hal yang bersifat teknis atau pengaturan operasional serta hal-hal yang bersifat non-teknis seperti administrasi kepegawaian. Sementara pekerjaan yang dialihkan merupakan pekerjaan yang volumenya dapat diukur begitu juga dengan fee yang dikenakan oleh vendor. Contoh pemborongan pekerjaan diantaranya adalah cleaning service, catering, jasa pembasmi hama, serta yang lain.

 

  1. Penyediaan Jasa Pekerja atau Buruh

Dalam hal ini outsourcing adalah pengalihan posisi dari suatu perusahaan kepada vendor outsourcing dan pihak vendor menempatkan karyawannya yang bertugas menyelesaikan semua pekerjaan pada posisi tersebut dengan tanggung jawab hanya pada sebatas manajemen dari karyawan serta berbagai hal yang bersifat non-tekhnis. Sedang untuk hal-hal yang bersifat tekhnis merupakan tanggung jawab perusahaan sebagai pengguna dari karyawan yang dipekerjakan oleh vendor.

 

Banyak manfaat yang bisa diperoleh sebuah perusahaan dengan memanfaatkan jasa outsourcing, diantaranya adalah:

  • Dapat lebih fokus pada kompetensi pekerjaan yang utama
  • Menghemat dan mengendalikan biaya operasional
  • Perusahaan menjadi lebih ramping sehingga lebih gesit dalam merespon pasar
  • Meningkatkan efisiensi pada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya non-core

 

Dengan kata lain, outsourcing adalah salah satu cara alternatif bagi sebuah perusahaan untuk dapat lebih produktif dan melakukan kinerja dengan lebih baik karena dapat terfokus pada bidang utama dari perusahaan tersebut. (*)

Baca juga Informasi mengenai Marketplace indonesia Terbaik

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.