Perencanaan Bisnis untuk Berbagai Skala Bisnis

0
367
perencanaan bisnis

Tak dapat dipungkiri bahwa sebuah usaha atau pun bisnis butuh yang namanya perencanaan. Perencanaan yang dimaksud tentu saja adalah perencanaan bisnis atau business plan, yaitu suatu pedoman, tertulis atau tidak tertulis, yang berisi berbagai hal yang berhubungan dengan bisnis yang dikelola nantinya.

Perencanaan dalam bisnis dibuat dan disusun sebelum bisnis itu dilaksanakan. Barulah setelah perencanaan itu dibuat maka bisnis dapat Anda jalankan. Nah, dalam perencanaan suatu bisnis dibutuhkan berbagai hal hingga detailnya.

Sedemikian pentingnya membuat dan menyusun suatu perencanaan bisnis, hingga kemudian ada semacam ungkapan bahwa bisnis tanpa rencana seolah motor tanpa kemampuan maksimal. Memang bisnis bisa saja berjalan tanpa perencanaan bisnis, namun nantinya pebisnis yang bersangkutan akan menemui kesulitan dalam perjalanannya.

Untuk Siapa Perencanaan Bisnis Dibuat?

Diungkap sekilas di atas bahwa perencanaan dalam bisnis dibutuhkan oleh pelaku usaha dan bisnis dalam skala apa pun, mulai skala kecil, menengah hingga bisnis skala besar. Permasalahannya kemudian adalah tergantung pada prioritas dan penekanan pada skala bisnis yang dilakoni.

Jika itu bisnis skala kecil maka perencanaan bisnis yang disusun bisa saja sifatnya tak tertulis, tapi setidaknya dalam membuat rencana bisnis skala tersebut Anda pun harus mampu membaca kondisi dan peluang pasar,kemampuan produksi, dan tantangan yang bakal dihadapi. Di sini perencanaan bisnis lebih ditujukan pada pelaku bisnis itu sendiri dalam mengelola dan mengembangkan bisnisnya.

Sementara pada bisnis skala menengah dan besar tentu sangat dibutuhkan suatu perencanaan yang matang dan komprehensif. Nah, perencanaan bisnis ini tujuannya adalah untuk meyakinkan berbagai pihak, seperti investor, relasi bisnis, calon karyawan/staf potensial, dan pihak terkait.

Di samping itu, business plan juga dimaksudkan sebagai sarana pengembangan bisnis ke depannya serta sebagai media mengelola bisnis dengan baik. Itulah mengapa perencanaan dalam bisnis, secara tertulis atau tidak, perlu dihadirkan guna menopang perjalanan bisnis agar tetap pada jalur yang telah ditetapkan sedari awal, di samping juga butuh inovasi.

Perencanaan Bisnis yang Baik

perencanaan bisnisPerencanaan dalam bisnis kelihatannya sederhana, terutama untuk bisnis skala kecil. Tapi lain halnya dengan bisnis yang memiliki cakupan lebih besar. Di sini butuh penyusunan rencana yang tak sedikit dan harus detail, dan tentu saja harus realistis. Karena bisnis besar bersifat jangka panjang.

Lantas seperti apakah perencanaan bisnis yang baik itu? Secara umum perencanaan bisnis yang baik itu adalah acuan atau referensi yang bisa menyukseskan perjalanan bisnis yang sedang dirintis. Artinya rencana tersebut membantu Anda terhadap tugas-tugas yang harus dijalankan.

Apa pun yang berisi pemikiran maupun gagasan-gagasan brilian dalam upaya memajukan bisnis dalam suatu kerangka dan pola rencana kerja itulah yang dimaksud dengan perencanaan bisnis. Jadi perencanaan bisnis memuat tujuan bisnis Anda, strategi bisnis, sumber daya yang terlibat, dan keuangan.

Komponen Utama dalam Perencanaan Bisnis

Dalam menyusun business plan pelaku bisnis harus paham dan peka terhadap segala yang ada sangkut pautnya dengan dunia bisnis. Memang tak butuh banyak teori dalam bisnis tapi wawasan dan strategi bisnis serta kemampuan mental mengelola bisnis menjadi kunci keberhasilan bisnis itu agar bisa survive.

Berkaitan dengan hal tersebut, perencanaan bisnis memiliki beberapa komponen pendukung agar rencana yang akan dibuat dan disusun tidak mengada-ngada atau ngawur. Yuk simak apa saja komponen tersebut!

  1. Konsep bisnis. Tiap pelaku bisnis punya konsep dan gambaran bisnis yang berbeda-beda dalam benak dan isi kepalanya. Entah itu menyangkut jenis usaha, produk bisnis (barang maupun jasa), struktur dalam bisnis, maupun konsep layanan bisnis. Jadi dalam penyusunan rencana bisnis konsep bisnis harus Anda kembangkan dan jabarkan secara detail agar bisa action.

  2. Pangsa pasar. Selain konsep bisnis yang matang, wawasan dan kemampuan membaca kondisi pasar dan konsumen menjadi hal yang tak bisa diabaikan begitu saja. Pelaku bisnis harus mampu menganalisis peluang sekaligus tantangan pasar, bagaimana target konsumen, di mana mereka, strategi pemasaran, di mana posisi Anda menghadapi persaingan serta strategi apa yang diterapkan.

  3. Analisis keuangan. Keuangan berhubungan dengan bagaimana tiap pelaku bisnis menyusun rencana keuangan, perkiraan hasil atau pemasukan, kondisi kas, neraca keuangan, dan sebagainya. Tentu dibutuhkan sumber daya manusia dalam bentuk tim untuk melakukan tugas ini.

Itulah hal-hal yang dianggap penting sekaligus menjadi komponen utama dalam suatu perencanaan bisnis. Lantas perlukan perencanaan bisnis itu dibuat secara detail? Dan bagaimana caranya?

Panduan Membuat Perencanaan Bisnis

Hampir sebagian besar pebisnis besar maupun menengah memiliki perencanaan bisnis yang dibuat secara tertulis. Walaupun berbeda dalam beberapa aspek sesuai bisnis yang dilakoni dan dikembangkan, namun business plan secara tertulis itu tetap dibutuhkan.

Jika Anda sebagai pelaku bisnis, umpamanya, ingin meyakinkan investor terkait bisnis yang ingin dikembangkan maka perencanaan bisnis yang detail mutlak dibutuhkan. Begitu pun dengan relasi bisnis yang ingin Anda jalin kerja sama, hal yang sama juga mesti dilakukan.

Nah, pada bagian perencanaan bisnis yang dimaksud berisi sejumlah item yang harus dicantumkan dan dijabarkan secara mendetail agar para stake holders tersebut memahami apa rencana bisnis yang bakal Anda kembangkan.

Item dimaksud mencakup ringkasan eksekutif bisnis, gambaran atau deskripsi bisnis, strategi pemasaran bisnis, analisis persaingan dalam bisnis, desain dan pengembangan bisnis, operasional dan manajemen bisnis, dan keuangan dalam bisnis. Itulah poin-poin penting dalam perencanaan bisnis.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.